×

Publikasi Studi EHRA Kabupaten Ngawi 2025

Publikasi Studi EHRA Kabupaten Ngawi 2025

Pemerintah Kabupaten Ngawi, melalui Kelompok Kerja (Pokja) Sanitasi, menegaskan komitmennya dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dengan menyelenggarakan acara publikasi hasil Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA). Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 03 Desember 2025, bertempat di HALL NOTOSUMAN NGAWI.

Acara publikasi ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, mitra pembangunan, akademisi, serta perwakilan masyarakat dan enumerator yang terlibat langsung dalam studi di lapangan.

Mengenal Studi EHRA

Studi EHRA atau Penilaian Risiko Kesehatan Lingkungan merupakan survei partisipatif komprehensif yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan memahami kondisi faktual fasilitas sanitasi, higienitas, serta perilaku masyarakat di tingkat rumah tangga yang berisiko terhadap kesehatan lingkungan. Data ilmiah dan faktual yang dihasilkan dari studi ini sangat krusial sebagai dasar penyusunan dan pemutakhiran Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK), yang menjadi panduan dalam perencanaan program sanitasi daerah.

Tujuan dan Hasil Kegiatan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan publikasi ini merupakan wujud transparansi pemerintah daerah kepada publik. “Melalui studi EHRA, kita mendapatkan gambaran nyata mengenai tantangan sanitasi di wilayah kita, mulai dari akses air minum layak, pengelolaan sampah, ketersediaan jamban sehat, hingga saluran pembuangan limbah rumah tangga,” ujarnya.

Beberapa poin penting yang dipaparkan dalam sesi presentasi hasil studi meliputi:

  • Gambaran umum kondisi sanitasi dan perilaku hidup bersih sehat masyarakat di berbagai kecamatan di Kabupaten Ngawi.
  • Area prioritas atau desa/kelurahan yang teridentifikasi memiliki risiko kesehatan lingkungan tertinggi.
  • Rekomendasi strategis untuk intervensi program sanitasi yang lebih tepat sasaran di masa mendatang.

Komitmen Bersama, yang turut hadir dan memberikan arahan, menekankan pentingnya kolaborasi multisektor dalam menindaklanjuti hasil studi ini. “Data EHRA ini adalah peta jalan kita bersama. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Perlu sinergi dari seluruh elemen masyarakat, swasta, dan lembaga terkait untuk bersama-sama meningkatkan derajat kesehatan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat Ngawi.

Dengan dipublikasikannya hasil Studi EHRA ini, diharapkan seluruh pihak dapat memahami kondisi dan risiko yang ada, serta berkomitmen untuk mendukung dan mengimplementasikan program-program perbaikan sanitasi secara berkelanjutan. Dokumen lengkap laporan studi EHRA Kabupaten Ngawi dapat diakses melalui portal resmi Dinas Kesehatan atau Bappeda Kabupaten Ngawi.

#kecamatanpadas #padas #ngawi